Kesuksesan Strategi Kreatif di Film 2012

Kontroversi film 2012 yang sedang ramai diperbincangkan merupakan kesuksesan tim kreatif film Hollywood itu. Mereka berhasil membuat film ini diburu di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Firly Annisa, pengamat film Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga menilai tim produksi film 2012 sukses bersaing dalam industri film yang ketat, strategi kreatif tim marketingnya patut mendapat acungan jempol.

“Film 2012 itu industry oriented, jadi wajar menghasilkan film yang seperti itu. Tim produksi telah berhasil membuat film ini diperbincangkan dan diburu oleh penikmat film,” ujar Firly di kampus UMY, Jumat (20/11/2009).

Dosen Filmologi Departemen Ilmu Komunikasi UMY ini juga mengakui tidak begitu tertarik untuk menyaksikan film tersebut secara menyeluruh. Film ini secara ideologi tak berbeda dengan film produksi Hollywood lainnya, berusaha menegaskan bahwa kehebatan Amerika lewat adegan-adegan dalam film tersebut, termasuk adegan seorang Presiden Amerika yang rela mengorbankan dirinya untuk keselamatan jiwa rakyatnya. Amerika ditampilkan lagi dan lagi sebagai problem solver atau pemecah persoalan

“Filmnya sangat Amerika, ciri khas Holywood sangat kental dalam film ini. Layaknya film-film Hollywood, film 2012 juga berusaha menampilkan Amerika dengan kehebatannya, kedigdayaannya, dan kebesarannya,” ujar Firly.

Jikapun film 2012 terkesan mendadak heboh di masyarakat, dia menilai kehebohan itu sebagai potret media. Media yang membuat film ini terkesan menghebohkan masyarakat, padahal sebenarnya tidak juga.

Sedangkan ketika disinggung tentang prediksi kiamat yang akan terjadi pada tahun 2012 seperti digambarkan dalam film itu, Firly dengan tegas mengatakan ketidakpercayaannya.

“Kiamat itu kan tidak bisa diprediksi. Gempa saja tidak bisa diprediksi, apalagi kiamat yang jauh lebih dahsyat,” imbuhnya.

Firly yang kini sedang studi lanjut Kajian Budaya dan Media ini berharap masyarakat pun tidak lantas termakan isu kiamat tahun 2012 yang juga coba ditampilkan oleh pembuat film itu.

 

[Satria Nugraha/Trijaya/mbs-OkeZone]

%d blogger menyukai ini: