Islam Haramkan Terorisme dan Bunuh Diri

TerorismeIslam merupakan agama kasih sayang, tidak ada kekerasan dalam menjalankan ibadahnya maupun siarnya.

Oleh karena itu, Islam melarang keras tindak kekerasan atas nama agama maupun pribadi, sehingga aksi kekerasan yang dilakukan para teroris dinilai haram dilakukan oleh umat muslim.

Beberapa waktu lalu, ulama dan akademisi Islam dalam seminar di Lahore Pakistan mengeluarkan deklarasi yang mengharamkan tidak saja aksi bunuh diri, tetapi juga seluruh tindak kegiatan terorisme.

Deklarasi tersebut, seperti yang dikutip oleh Saudi Post, Jumat, dikeluarkan dalam seminar bertema “Kiprah Ulama Membasmi Terorisme” yang diselenggarakan oleh Kelompok Pengenang Mir Khalil-ur-Rahman (MKRMS) di Lahore, Pakistan.

Mendagri Pakistan, Rahman Malik mengimbau agar para pemuka agama terus menyerukan kutukan terhadap aksi-aksi kekerasan yang mengait-ngaitkan Islam dan menjustifikasi aksi-aksi mereka dengan berlindung di bawah keteduhan agama.

Memuji peran ulama yang telah mengekspos fakta-fakta bahwa aksi-aksi semacam itu tidak akan diterima oleh Islam.

Pembicara lainnya, Dr. Israr Ahmed, menilai, aksi bunuh diri harus diindentifikasikan lebih sebagai isu sosial ketimbang isu agama, mengingat penyebab utamanya masih misteri, salah satunya adalah kemiskinan dan motif ekonomi, lagipula, orang yang melakukannya adalah mereka yang tidak sejalan dengan ideologi Islam.

Sementara Uskup Lahore Alexander John Malik menilai terorisme tidak terikat pada salah satu agama atau premis teritorial, melainkan suatu strategi politik oleh kekuatan tertentu yang berlindung atau berselubung pada keyakinan, kasta, kesetiaan dan ras.

Mengimbau para ulama untuk menentang secara total aksi-aksi terorisme dan untuk tidak memberikan dukungan terselubung secara moral terhadap aksi-aksi semacam itu.

[inilah]

%d blogger menyukai ini: