‘Storm 2’ Tak Menggugah Selera XL?

Kehadiran Blackberry Storm 2 di Indonesia tak menggugah selera XL Axiata. Operator yang kepemilikannya di dominasi Malaysia itu menyatakan takkan mengambil Storm 2 untuk dipasarkan.

“Respon pasarnya masih kecil. Kami tak ambil,” kata GM Blackberry dan Internet XL Handono Warih kepada Okezone, Jumat (23/4/2010).

Menurut Warih, respon pasar terlihat dari pengalaman penjualan Storm XL beberapa waktu silam. ‘Storm yang terjual tidak sampai 1.000 unit, responnya kecil,” kata Warih.

Saat ini XL lebih memfokuskan untuk mempromosikan paket bundling XL-Onyx senilai Rp6 jutaan serta bundling Gemini senilai Rp2,699 juta

“XL masih yakin dua seri Blackberry tersebut masih menjadi andalan karena paket yang ditawarkan untuk Onyx sangat kompetitif. Pembeli Onyx akan mendapatkan diskon langganan 50 persen selama 6 bulan BBOne, sedangkan gemini akan mendapat diskon untuk berlangganan BBGaul,” kata Warih.

Berbeda dengan XL, operator lain, Indosat sejak jauh-jauh hari menyatakan siap  memasarkan Blackberry dengan teknologi layar sentuh tersebut. Rencananya, Indosat akan meluncurkannya bulan april ini.

RIM sendiri, diketahui baru saja meluncurkan BlackBerry Storm2 di Indonesia. Generasi kedua dari perangkat layar sentuh milik RIM tersebut hadir dengan berbagai tambahan fitur terbaru.

Storm 2 menampilkan layar yang berukuran besar yang menyediakan pengguna sebuah pengalaman hiburan untuk gaming, video, foto, dan web browsing serta lainnya. Vendor asal Kanada ini juga melengkapi teknologi layar sentuh bernama SurePress yang diperbaharui. Sistem baru ini merespon sentuhan lembut di semua permukaan layar sehingga meng-klik layar pun menjadi sangat mudah.

%d blogger menyukai ini: