BB Pearl 3G, Bukan Hanya untuk Kantoran

RIM menyebut Pearl 3G yang baru dirilisnya sebagai handset terkecil yang pernah dibuat. Pearl 3G menggunakan keypad ponsel normal, sehingga tidak hanya untuk pengguna kantoran.

Berat Pearl 3G 3,3 ons (93 gram) jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan Bold 9700 yang berbobor 122 gram. Selian itu dengan panjang hanya 4,25 inci, lebar 1,96 inci dan tebal 0,52 inci membuatnya seperti ponsel normal.

Keypad QWERTY disingkirkan dari handset ini, tapi tetap memberikan kemampuan pada pengguna bisnis untuk menulis email panjang, dalam layout ponsel standar.

Sementara layout ketik tradisional BlackBerry telah sukses meraih 40 juta pengguna di seluruh dunia.

Pearl 3G dengan keypad alfanumerik baru hanya akan tersedia di Eropa dan Timur Tengah. Sedangkan pelanggan Amerika akan mendapatkan keypad QWERTY hybrid di mana tombol pertama juga Q dan W.

Perusahaan itu juga menggunakan keypad semi-QWERTY di seri 7100 dengan dua huruf per tombol. Pearl 3G merupakan yang pertama kali mengabaikan konsep QWERTY dan merangkul desain alfanumerik.

Kat Hannaford, editor di situs gadget Gizmodo mengatakan, “Sungguh perubahan besar untuk BlackBerry. Dilihat dari promosinya mereka menargetkan untuk pasar anak muda dan mendobrak pandangan BlackBerry hanya cocok bagi pebisnis. Keypad alfanumerik akan secara khusus bisa diakses untuk pengguna belia.”

Pearl 3G memiliki kamera 3,2 megapiksel, perbaikan dari Pearl awal yang hanya 2 megapiksel.

Juga ada trackpad optik bukannya trackball yang menjadi alat navigasi umum BlackBerry edisi sebelumnya.

Dengan dukungan Global Positiong Systems (GPS), memungkinkan BlackBerry Maps termasuk juga Wi-Fi dan dukungan ke jaringan 3G.

Mike Lazaridis, presiden Research In Motion mengatakan, “Mempertimbangkan pertumbuhan cepat ketertarikan konsumen pada ponsel pintar dan fakta bahwa lebih dari tiga kuartal pasar ponsel global masih membeli handset dengan keypad alfanumerik tradisional, kami berpikir bahwa BlackBerry Pearl 3G dialamatkan secara khusus untuk peluang pasar tersebut”.

“Handset tersebut memungkinkan konsumen memperbarui ponsel tradisional mereka ke ponsel dengan fitur penuh, mudah digunakan dan mendukung layanan BlackBerry Messenger dan banyak aplikasi lainnya, sementara mempertahankan desain handset dan layout yang familiar dan nyaman bagi pengguna,” ujarnya.

%d blogger menyukai ini: