Kiat-kiat Berjualan di Internet

Memasuki era transformasi dari belanja konvensional ke arah e-commerce, segelintir masyarakat kini mulai memutar otak untuk berbisnis online. Namun, sebelum memulai bisnis “dotkom”, ada beberapa hal mendasar yang perlu diketahui.

Layaknya berjualan konvensional, lokasi menjadi faktor penting yang menentukan suksesnya roda bisnis yang akan berputar. Pasar tradisional, pusat belanja (trade center), sampai mal menjadi lokasi-lokasi andalan untuk berjualan konvensional.

Sementara itu, di dunia maya, lokasi ditentukan oleh domain. “Nama domain tidak perlu panjang, satu atau dua kata saja cukup, supaya gampang diingat. Misalnya, saqina.com atau juale.com,” ungkap Nukman Lutfie, chief executive officer (CEO) Juale.com, di sela Workshop Wanita Wirausaha 2010/2011 yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)-Femina, Jakarta, Sabtu 22 Mei 2010. “Yang penting, produk yang ditampilkan di display toko online harus tersedia, dan bisa dikirim segera ke pembeli,” ujarnya.

Di samping lokasi, kemasan atau paket barang serta pengirimannya menjadi kunci penting bagi toko online. Sebab, toko online berbeda dengan toko konvensional, di mana konsumen bisa mendapatkan langsung item barang yang diinginkan.

“Meski produk harus ditampilkan sebagus mungkin agar menarik pembeli, kualitas produk yang dikirim ke pembeli juga harus sesuai dengan yang dijanjikan di toko online,” jelas Nukman.

Namun, produk dan kemasan yang menarik tidak ada artinya tanpa dukungan layanan pelanggan yang baik. “Anda wajib membangun gaya hidup online. Anda harus memiliki layanan pelanggan yang bagus, baik melalui chat, e-mail, SMS, maupun telepon,” ucapnya.

“Jika barang yang dikirim cacat atau rusak, Anda sebagai pemilik toko harus bersedia mengganti atau menerima kembali barang dari pembeli. Ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk dan layanan Anda,” tutur Nukman.

%d blogger menyukai ini: